Jumat, 28 Januari 2011

Pengalaman Baru di Rumah Belajar Sahaja Ciroyom

Wah sudah lama rasanya saya tidak membuka blog ini lagi. hahaha. Akhirnya hasrat menulis saya muncul lagi. Kali ini saya ingin bercerita tentang kegiatan baru saya akhir2 ini, yang baru pertama kali saya lakukan. Sekarang saya mulai terjun ke dunia sosial, tepatnya kini saya menjadi relawan di Rumah Belajar Sahaja Ciroyom. Banyak hal menarik yang saya dapatkan disini, mulai dari bagaimana merasakan dunia dari sudut pandang yang berbeda,bergaul dengan para pengamen yang saat ini hanya dikenal tak lebih dari seorang penghisap lem,sampai mengajarkan beberapa anak jalanan membaca dan menghitung.

Berbuat baik itu indah, itulah hal yang pertama saya rasakan ketika melakukan kegiatan di Rumah Belajar Sahaja Ciroyom. Dimulai dari saat saya berkenalan dengan Tarjo, seorang pemuda yang mungkin tak cocok saya sebut "anak jalanan",pasalnya pemuda tersebut adalah sosok pemuda yang memiliki pandangan berbeda terhadap dunia, dan saya kagum akan hal itu,bahkan pola pikirnya dapat melibihi pola pikir seorang mahasiswa seperti saya. Ketika dia berbicara tentang sayap "kiri", anarkisme, bahkan pandangan dia terhadap agama yang ada saat ini,benar-benar diluar ekspetasi saya. Tarjo atau yang biasa dipanggil Jo ini berasal dari Medan dan akhirnya terbawa oleh dunia jalanan hingga sampai ke Bandung, dan betapa kagetnya saya ketika dia bercerita tentang relasi dia yang begitu luas,bahkan dia menceritakan tentang kedekatan dia dengan beberapa tokoh pergerakan di Bandung seperti Reggi Kayong Munggaran dan Ucok Homicide. Hebat kau Tarjo,walaupun mungkin dunia tak memihak kepadamu, tetapi kau tetap menghajar jalanan dengan sisa-sisa tenaga yang kau miliki.  Salut.

Lain hal dengan Tarjo, ada pula seorang wanita mungkin umurnya baru belasan,bernama Nur. Ya walaupun dia tak sepandai Tarjo, tetapi kemauan dia untuk merubah kehidupannya sangat kuat. Terlihat pada sorot matanya yang liar menangkap setiap materi yang diberikan pada saat sesi belajar menghitung. Ya walaupun hanya sebatas pembagian dan perkalian, tetapi semangatmu patut diacungi jempol Nur!

Selain Nur, saya pun berkenalan dengan seorang anak yang mungkin seumuran dengan Nur, dia bernama Ade, Ade pun tak kalah lebih hebat dari Nur, pasalnya semangat yang ditunjukan oleh dirinya pada saat ada kesempatan yang diberikan oleh seorang relawan untuk mengikuti sebuah bimbingan B.Inggris, dia terlihat sangat senang untuk mengikutinya. Ada satu lagi yang saya banggakan dari sifat Ade yang sangat ramah,yaitu dia sebagai pemeluk agama Islam, sangat taat menjalani kewajiban-kewajiban nya. Alhamdulillah.

Dan dari ketiga orang yang tadi disebutkan ada lagi 2 anak kecil yang membuat saya terheran-heran sampai saat ini. Kedua anak tersebut bernama Septa dan Aji, mereka yang terkadang membuat hati saya terenyuh,pasalnya dibalik senyum lugunya,sesungguhnya dia sudah mengemban tugas yang sangat berat bagi anak seumuran dirinya. Dia harus belajar,dan mencari makan sendiri. Bila kita bercermin pada diri sendiri,apakah kita sudah dapat mencari makan sendiri, tetapi lihat Septa dan Aji mereka mungkin korban ketidakadilan dunia tetapi mereka tetap tegar dan bahagia menjalani dunia ini. Sungguh beban yang berat yang harus di tanggung oleh badan dan umur mereka yang masih kecil.

Dan ketika malam datang di Rumah Belajar Sahaja Ciroyom, terlihat dari kejauhan beberapa anak yang membawa gitar okulele, dan jimbe yang tampak kebesaran di badan mereka yang mungil, mulai berkumpul dan melepas penat di Rumah Belajar ini. Mereka pun mulai bercerita satu sama lain tentang pengalaman mengamen satu hari ini. Senangnya melihat mereka akhirnya tersenyum setelah muka mereka seharian di tekuk menahan sengatan matahari. Dan kami pun mulai bernyanyi menembus malam dalam temaram lampu di teras depan dengan sisa-sisa suara yang ada sekedar untuk menahan lapar.

2 komentar:

  1. Rumah belajar ciroyom alamatnya dimana ya?
    Ingin deh sekali2 main ke sana. sempet kenal sama tarjo dan nanta, tapi udah loss contact. Mereka masih ngajar ga disitu? :)

    BalasHapus
  2. saya seorang pemudi yang kini berprofesi sebagai seorang guru sd dan smp sangat tertarik untuk mengajar di rumah belajar tersebut, bagaimanakah cara saya mendaftarkan diri sebagai relawan?terimakasih :D

    BalasHapus